Kamis, 19 Agustus 2021

Riwayat Hidup Dan Pemikiran Filsafat Ikhwan Al Shafa

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ  

Riwayat Hidup Dan Pemikiran Filsafat Ikhwan Al Shafa

Sumber: https://bit.ly/3mf4HaS

A. Riwayat Hidup Filsafat Ikhwan Al Shafa

    Ikhwan Al Shafa adalah kelompok rahasia yang muncul sekitar pertengahan Abad 4 H sekitar tahun 347 H/ 958 M pada masa kemunduran Dinasti Abasyiah. Pada saat itu khalifah telah digunakan sebagai boneka karena tampuk pemerintahan sebenarnya dikuasai oleh penguasa-penguasa lokal, seperti di Aleppo, di Damaskus dengan Dinsati Hamdaniyya dengan pemimpinnya Saif Addaulah adalah pengusa Aleppo yang menaklukan Damaskus. Saat itu di Bagdad yang berkuasa adalah Dinasti Buwaih yang dipimpin oleh 3 orang  bersaudara yaitu Ali, Hasa dan Ahmad, awalnya mereka hanyalah seorang nelayan.

    Sebab munculnya gerakan Ikhwan Al Shafa adalah karena saat itu Dinasti Abasyiah adalah dinasti Sunni sedangkan Dinasti Buwaih adalah penganut Syiah dan waktu itu Abasyiah takluk pada Dinasti Buwaih. Namun saat itu Buwaih tidak ingin memegang kekuasaan dan dibiarkan khalifah berasal dari pihak Abasyiah. Ikhwan, persaudaraan dan shafa, suci jadi artinya tali persaudaraan yang suci dengan tujuan membersihkan masyarakat dari pemikiran-pemikiran yang sesat. Gerakan ini muncul di Kota Basrah. Gerakan ini sangat tertutup, anggotanya tidak saling mengetahui akan pekerjaannya sehari-hari dan tidak saling mengetahui antara satu sama lain tapi mereka hanya diikat oleh satu ikatan persaudaraan dan satu tujuan yang sama. Mereka kumpul disuatu tempat dan berdiskusi terkait ilmu pengetahuan dan akhirnay mereka menulis sejumlah risalah dalam buletin tanpa ada identitasnya.

     Dalam keanggotaan Ikhwan As Shafa terbagai menjadi 4 kelompok yaitu :

1. Ikhwan Al Abror, anggota termuda yang usianya 15-30 tahun. Mereka adalah para pencari ilmu (tholib) dan murid (araada yuriidu) menginginkan. Maka dari itu aliran-aliran sufi lebih mengarah ke murid karena lebih tunduk. Sayartnya mereka harus punya kesetiaan belajar.

2. Ikhwan Al Akhyar, usiannya 30-40 tahun dan mereka sudah menjadi guru. Syaratnya harus punya rasa kasih sayang.

3. Al Fudhaala, yang usianya 40-50 tahun. Mereka sudah menguasaai segala amacam ilmu syariat.

4. Al Kamil, tingkatannya sudah paling tinggi hanya memikirkan tentang akhirat.

B. Pemikiran Filsafat Ikhwan Al Shafa

    Pemikiran filsafat Ikhwan Al Shafa sama persis dengan Al Kindi yang mengatakan bahwasanya filsfat dan agama tidak berbeda dimana filsafat dan agama saling memperkuat. Menurut mereka islam bukan hanya sebagai agama dogma namun islam juga mengajarkan pemeluknya untuk berfikir untuk rasional karena dalam Al Quran pun mencantumkan seperti itu. Dan untuk Al Quran kita perlu pendekatan lain tidka hanya secara leterlek dan harus ada takwil karena tidak semua manusia mengerti. Dan jika dibiarkan tanpa takwil akan terjadi salah dalam pemaknaan. Mereka berpendapat bahwasannya ayat-ayat mutasyabih perlu pentakwilan.

1. Manusia

Ikhwan al shafa mengatakan esensi manusia itu jiwanya. Dalam risalahnya abahwa motor manusai itu jiwanya, manusia yang hidup yang bergerak ketika tidur jiwa manusaia istirahat dan ketika tidur tidak tahu apa-apa. Ketika kita tidur kita masih punya nyawa tapi kenapa kita tidak mengetahui yang ada di sekitar kita, kemana diri kita ketika tidur. Manusia itu ada 3 : 1) jasad, yaitu badannya. 2) nyawa, yang selalu kumpul dengan jasad. 3) ruh, jiwa yang menghidupkan kita berpikir dan sebagainya. Jasad dan nyawa akan habis sedangkan jiwa adalah abadi karena materi yang berasaal dari Tuhan dari langit. Maka, kata Ikhwan Al Shafa ketika manusia tidur jiwa kita istirahat. Ketika Imam Al Ghazali menulis kitab Ihya Ulumuddin beliau selalu konsultasi dengan Rasul, dimana ruh nya bertemu langsung dengan Rasul.

2. Teori Ilmu Pengetahuan Manusia

Menurut Ikhwan As Shafa pengetahuan manusia itu ada dua :

1. Yang berasal dari panca indera/khabari, disebut bayani. Karena kita melihat dapat pengetahuan

2. Yang berasal dari akal/nadhaari, hasil dari berfikir manusia.

Yang membedakan khbari dengan nadhari adalah khabari berasal dari indrawi yaitu binatang sedang manusia berasal dari nadhaari dan khabari indrawi dan akal. Malaikat tidak punya akal, hanya diberi ketaatan oleh Allah agar selalu mentaatinya sedang. Jadi manusia bisa mengalahkan malaikat dengan akalnya dengan proses agar sampai pada yang haq Allah swt. Level manusia adalah hewan yang berpikiràmanusiaàmalaikat dan mengalahkan malaikat dnegan akalàketika akal dapat menguasai hawa nafsu maka akan lebih hebat dari malaikat.

Ikhwanu As Shafa mengambil prinsip pengetahuan dari QS. An Nahl ayat 70. Menurut Ikhwan As Shafa, tujuan pendidikan adalah moral sejak abad ke 4 H, abad ke 10 M tahun ke 900an. Arah pendiidkan yang baik adalah menjadi manusia yang baik yang bermoral berakhlak. Menurut Ikhwan As Shafah, pendidikan yang berorientasi pada moral contohnya adalah pendidikan matematika, jika ingin mencetak manusia yang bermoral dan berakhlak ajarkan matematika. Karena matematika jujur, konsisten, amanah. Lalu setelah belajar matematika harus belajar fisika, kaitannya adalah lewat fisika akan mempelajari alam semesta kebesaran dan keajaibannya dan akan melahirkan metafisika.

Referensi: https://youtu.be/m47kFcvA5eA

Webinar Konten Kepenulisan

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ 

Webinar Konten Kepenulisan


    Sabtu, 14 Agustus 2021, via Google Meet. Alhamdulillah telah terlaksana salah satu kegiatan utama dalam pelaksanaan KKN DR di Perumahan Bumi Jaya Indah. Kegiatan utama dengan metode pemberdayaan, tepatnya peberdayaan remaja lingkungan sekitar. Melalui kegiatan Webinat Konten Kepenulisan kami berharap dapat mengembangkan minat bakat para remaja dan kaum muda di lingkungan Perumahan Bumi Jaya Indah.

    Melihat kegiatan serta kondisi yang sedang terjadi, kami (Alya dan Fitri) selaku penyelenggara yang berperan untuk mefasilitasi dan membuka peluang dengan berbagai ide guna membantu menyelesaikan masalah yang ada dalam proses refleksi sosial berharap dengan kegiatan kependidikan melalui webinar ini para pemuda dapat meningkatkan minat bakatnya salah satunya dalam ranah kepenulisan.

    Kegiatan ini diisi oleh pembicara utama dari mahasiswi jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Negeri Jakarta (Melani Wulandari) dan salah satu Runner Up Duta Genre Kabupaten Purwakarta (Nanda Azriani Rachman).

Penyampaian materi ke 1:

Materi ke 1:

Penyampaian materi ke 2:

Dokumentasi Kegiatan:
(Sumber: Data Pribadi)
(Sumber: Data Pribadi)
(Sumber: Data Pribadi)

KKN BJI RT 38

  بِسْمِ اللهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ

KKN BJI RT 38

Optimalisasi Minat Bakat Kaum Muda Demi Terwujudnya Generasi Emas 2045


    Dengan ditetapkannya Peurmahan Bumi Jaya Indah sebagai lokasi KKN saya Alya dan Fitri dari kelompok 67. Kami berdua memutuskan untuk bergerak lebih cepat dan lebih aktif dalam menguhubungi beberap tokoh kunci di lingungan perumahan sebagai partisipan dari pelaksanaan KKN BJI RT 38. Ya, telah kami putuskan pula untuk lebih memper kecil lingkup daerah KKN yang akan kami pegang dan kami cantumkan nanti dalam laporan akhir. sehingga lingkunagn yang telah menjadi mikro ini terletak di RT 38 RW 11 Perumahan Bumi Jaya Indah Kelurahan Muljuljaya. Dengan lokasi utama kegiatan di MDTA Al Hidayah dan Dawis 4 di RT 38 RW 11.

    KKN BJI RT 38, kami jadilan pula nama tersebut sebagai nama kelompok KKN kami berdua. Ya, walupun berdua, sedikit banyaknya kami masih tetap memiliki hal-hal sebagamana teman-teman kelompok miliki. Dan kami pun masih melaskanakan beberapa kegiatan atau beberapa hal yang teman-teman lainnya lakukan dalam lingkup kelompok dan daerah yang lebih luas.

    Logo, akun media sosial hingga berbagai pamflet telah kami siapkan sebagai media penunjang pelaksanaan KKN kami. Adapun logo yang kami buat ini bahakn beragama disesuakan dengan kejurusanan dan tema program yang akan dilaksanakan. Seluruh kegiatan, setiap harinya kami catat dan masukan ke dalam log book masing-masing. Karena kami hanya berdua, jadi kamipun mengisi log book dengan cukup mudah. Satu sama lain saling melengkapi dan mengisi kegaitan-kegiatan yang telah dilakukan.

    Proses pelaksanaan program sebagaian besar kami laksanakan secara online via Whats Apps Group dan dilaksanakan di MDTA Al Hidayah Kelas 3. Bersama beberapa tokoh kunci yang menjadi partisipan utama dalam kegaitan KKN BJI RT 38 ini diantaranya:
1. Pak Masruri Ketua RW 11
2. Pak Setyo Wibowo Ketua RT 38
3. Pak Sufyan Kepala MDTA Al Hidayah
4. Pak Atik Pengelola Blog BJI-NET
5. Karang Taruna RT 38
    Bersama jajaran tokoh-tokoh tersebut KKN BJI RT 38 berajaln. Mulai dari refleksi sosial, perencanaan program, pelaksanaan program hingg evaluasi program. Tak lupa bersama dengan ibu DPL kami tercinta Ibu Inne. Dengan bimbingan ibu, mulai dari awal kami menyusun porgram hingga laporan akhir yang akan kami seminarkan nanti. Mudah-mudahan kami diberi kemudahan oleh Allah Swt. dan Ibu selalu berada dalam keadaan sehat. Aamin.




Rabu, 18 Agustus 2021

KKN DR SISDAMAS 2021: UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Kamis, 19 Agustus 2021

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ

KKN DR SISDAMAS 2021: UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Apa itu KKN DR SISDAMAS?

    Sesuai dengan surat Dirjen Diktis No. B-713/DJ.I/Dt/I.III/ TL.00/04/2020, bahwa KKN DR (Kuliah Kerja Nyata dari Rumah) adalah KKN yang merdeka, diwujudkan dengan cara melakukan penguatan atas kesadaran dan kepedulian terhadap wabah Covid-19, relasi agama dan kesehatan (sains) dengan tepat, moderasi beragama, dan pendidikan serta dakwah keagamaan Islam dengan memanfaatkan media sosial.

    Secara empiris, KKN DR Sisdamas yang merupakan salah satu benturk Tri Dharma Perguruan Tinggi telah dilaksanakan oleh mahasiswa yang sebelumnya disebut dengan dengan nama KKN (tanpa DR), sehingga pada musim pandemic covid 19 saat ini, kewajiban tersebut tidak bisa dihapuskan, melainkan dimodifikasi sesuai dengan tuntutan dan perkembangan keadaan.

    Guna mewujudkan dharma pengabdian kepada masyarakat itu, UIN SGD Bandung melalui LP2M menyelenggarakan KKN DR (Kuliah Kerja Nyata Dari Rumah) yang aktornya adalah mahasiswa di mana peran mahasiswa di dalam pemberdayaan ini berfungsi sebagai fasilitator bersama masyarakat untuk melakukan perubahan masyarakat di musim pandemi ini dengan bermitra dengan Satgas Covid 19 setempat, dan tetap dengan mentaati aturan protokol kesehatan. 

    Dalam masa pandemi Covid 19, KKN DR di UIN Sunan Gunung Djati Bandung menggunakan metode pemberdayaan masyarakat yang dikenal dengan Sisdamas (Berbasis Pemberdayaan Masyarakat). Teknis pelaksanaan KKN DR dapat dilakukan oleh mahasiswa secara online maupun offline sesuai dengan situasi dan kondisi lokasi KKN DR Sisdamas. Kegiatan-kegiatan yang dapat dilaksanakan oleh mahasiswa selama KKN DR Sisdamas pada prinsipnya melakukan kegiatan pengabdian dengan basis keilmuan masing-masing prodi.

    KKN DR SISDAMAS 2021 ini merupakan sistem KKN yang dilaksanakan untuk ke dua kalinya sejak pandemi mewabah di Indonesia. Pihak kampus semaksiamla mungkin membuat perencaan program berbagai kegiatan akademik mahasiswa agar tetap berjalan walau secara online dan masih berada dalam masa pandemi Covid-19.

Sumber:

Pusat Pengabdian Kepada Masyarakat, Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat UIN Sunan Gunung Djati Bandung Tahun 2021. Petunjutk Teknis Kuliah Kerja Nyata Dari Rumah: Berbasis Pemberdayaan Masyarakat (KKN DR Sisdamas) Pengamdian di Masa Pandemi Bermitra dengan Satgas Covid-19.


Perumahan Bumi Jaya Indah Sebagai Lokasi Kelompok 67 KKN DR SISDAMAS 2021: UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Kamis, 19 Agustus 2021

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ

Perumahan Bumi Jaya Indah Sebagai Lokasi Kelompok 67 KKN DR SISDAMAS 2021:

UIN Sunan Gunung Djati Bandung 

Anggota Kelompok 67

    Setiap tahunnya UIN Sunan Gunung Djati Bandung melepas ribuan mahasiswa untuk melaksanakan KKN. Di tahun 2021 ini berdasarkan website https://kkn.uinsgd.ac.id/auth/student mahasiswa yang mengikuti KKN DR SISDAMAS 2021 berjumlah kurang lebih 5000 mahasiswa dengan pembagian kelompok sebanyak 354 kelompok dan 118 DPL atau dosen pembiming lapangan.

DPL Ibu Inne Marthyane Pratiwi, M.Pd.

    Kelompok 67 merupukan salah satu kelompok KKN yang berlokasi di Purwakarta dengan DPL Ibu Inne Marthyane Pratiwi, M.Pd. Termasuk di dalamnya Saya, Alya Azzahra Furqon dan Fitri Aulia Rahmayanti. Kami berdua, yang kebetulan meruapakan teman satu MTs, MAN hingga satu kampus dan dipertemukan dalam satu kelompok KKN pun berencana melaskanakan KKN di daerah dekat rumah yang mana telah dianjurkan oleh pihak kampus. hal tersebut bersamaan dengan kondisi yang terjadi saat pemilihan lokasi, yang mana pada saat itu daerah Purwakarta sedang masuk dalam kategori zona merah dan masuk ke dalam level 4. Sehingga daerah yang kami pilih yaitu di Perumahan Bumi Jaya Indah yang terletak di Keluruahn Munjuljaya.

Alya Azzahra Furqon
Mahasiswi Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung
Program Studi Pendidikan Agama Islam
Alamat: Perumahan Bumi Jaya Indah Blok H 18
Fitri Aulia Rahmayanti
Mahasiswi Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung
Jurusan Agroteknologi
Alamat: Kp. Sukajadi RT 26 RW 06 Kel. Nagri Kidul
   
 Berbeda dengan teman-teman kelompok 67 lainnya, dimana sebanyak 11 orang dari melaksanakan KKN DR di Desa Pondok Bungur Kecamatan Pondok Salam. satu orang melaskanakan KKN mandiri di Perumahan yang sama dengan Alya dan Fitri namun berbeda kelurahan dan satu orang lagi melaksanakan KKN dengan bergabung bersama kelompok lain yang berlokasi di Kecamatan Cibatu.

    Kelompok 67, yang mana pada mulanya disusun unutk melaksanakan KKN DR SISDAMAS 2021 secara bersamaan dengan full team sebanyak 15 anggota, pada akhirnya terpecah menajdi 4 titik sebagaimana telah disebutkan di atas. Namun, hal ini tidak membuat mundur mereka yang minoritas dan mereka yang melaksanakan KKN secara individu. Akan tetapi hal ini menjadi suatu tantangan tersendiri bagi mereka sehingga dapat melaksanakan seluruh rangakaian kegiatan KKN DR SISDAMAS secara seluruhnya berdasarkan hasil rancanagn sendiri tanpa campur tangan banyak orang. sehingga kegiatan yang terlaksana akan sangat terasa dampakanya baik bagi diri sendiri sebagai penyelenggara dan bagi masyarakat lingkunagan sekitar sebagai partisipan.

Kelompok 67:
1. Desa Pondok Bungur Kecamatan Pondok Salam (11 Orang)
2. Perumahan Bumi Jaya Indah Kelurahan Munjuljaya( 2 Orang)
3. Perumahan Bumi Jaya Indah Kelurahan Ciseureuh (1 Orang)
4. Kecamatan Cibatu ( 1 Orang)

Ulama pewaris para Nabi

 

Tugas para Nabi adalah menyampaikan amanat risalah dari Rabb sekalian alam kepada manusia, menuntun umat menuju kehidupan yang bahagia di dunia dan akhirat
Sepeninggal para Nabi Ulama-lah yang mewarisi tugas tersebut

إن الْعُلُمَاءُ وَرَثَةُ اْلأَنْبِيَاءِ، إِنَّ اْلأَنْبِياَءَ لَمْ يُوَرِّثُوْا دِيْناَرًا وَلاَ دِرْهَماً إِنَّمَا وَرَّثُوْا الْعِلْمَ فَمَنْ أَخَذَ بِهِ فَقَدْ أَخَذَ بِحَظٍّ وَافِرٍ
“Sesungguhnya ulama adalah pewaris para nabi. Sungguh para nabi tidak mewariskan dinar dan dirham. Sungguh mereka hanya mewariskan ilmu maka barangsiapa mengambil warisan tersebut ia telah mengambil bagian yang banyak.”
(HR : Abu Dawud 3096, At-Tirmidzi 2159, Ibnu Majah 182, At-Targhib, 1/33/68)




Sabtu, 30 September 2017

Grup WA BJI-NET

Assalamu'alaikum
Diberitahukan kepada seluruh user BJINET, saat ini sudah ada Grup WA pelanggan dan pengurus BJINET yang mudah - mudahan bisa menjadi media komunikasi yang efektif untuk informasi seputar BJINET.
Silahkan bisa menghubungi admin Grup :

  •  082111511288 - M. Atiq
  • 08562008757 - Ichwan
  • 085659112985 - Suheri
Wassalamu'alaikum
Pengurus