Nabi telah
mengabarkan bahwa ada tujuh perkara yang pahalanya akan tetap mengalir kepada
manusia di dalam kuburnya setelah ia meninggal. Dari Anas,ia berkata,
Rasulullah shallallohu ‘alaihi wasallam bersabda,
سَبعٌ يَجرِي
لِلعَبدِ أَجرُهُنَّ وَهُوَ فِي قَبرِهِ بَعدَ مَوتِهِ مَن عَلَّمَ عِلْماً أَو
أَجرَى نَهراً أو حَفَرَ بِئراً أَو غَرَسَ نَخلاً أَو بَنَى مَسجِداً أَو وَرَّثَ
مُصحَفاً أَو تَرَكَ وَلَداً يَستَغفِرُ لَهُ بَعدَ مَوتِهِ
“Ada tujuh
hal yang pahalanya akan tetap mengalir bagi seorang hamba padahal dia sudah
terbaring dalam kuburnya setelah wafatnya, Orang yang mengajarkan suatu ilmu,
mengalirkan sungai, menggali sumur, menanam kurma, membangun masjid, mewariskan
mushaf atau meninggalkan anak yang memohonkan ampun buatnya setelah dia
meninggal.” (HR.
al-Bazzar, dinilai hasan oleh syaikh al-Albani dalam Shahihul Jami’)
Berikut
beberapa penjelasan mengenai hadits tersebut,