Tampilkan postingan dengan label Purwakartaria. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Purwakartaria. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 23 Juli 2016

Khawatir Pasar Ada yang Bakar, Warga Pasar Jumaah Purwakarta Aktifkan Ronda Malam

PURWAKARTAPOST.CO.ID-Setelah draft alih fungsi pasar ditolak, warga pedagang Pasar Jumaah Purwakarta kini khawatir bangunan pasar dibakar sewaktu-waktu oleh pihak tertentu. Karenanya sejak beberapa malam ini warga pedagang sudah mulai mengaktifkan ronda malam.
Tindakan ini menjaga bila-bila ada hal yang tak diinginkan seperti pembakaran pasar. Apalagi diketahui draft naskah alih fungsi Pasar Jumaah ditolak Pansus lalu dikembalikan kepada pihak calon pengembang. Saat proses seperti ini rentan tindakan yang tidak masuk diakal seperti pembakaran bangunan pasar. Makanya warga mulai membuat jadwal ronda malam.
“Warga pasar dan para pedagang akan berupaya melakukan pengamanan secara swadaya, dengan bergiliran ronda. Kita waspadai hal-hal yang tidak diinginkan,” kata Ketua Ikatan Warga Pasar (IWAPA) Pasar Jumaah, Iwan Sopwan Arif saat menggelar rapat pedagang, Jumat (22/7/2016) malam.

Warga pedagang Pasar Jumaah saat menggelar rapat penjadwalan ronda malam antisipasi hal-hal yang tak diinginkan termasuk kebakaran pasar, Jumat (22/7/2016) malam.

Iwan juga telah menyampaikan kepada para pedagang ihwal rencana audiensi dengan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bandung perihal alih fungsi pasar. Dengan harapan warga pasar mendapat kepastian hukum perihal draft alih fungsi hingga adanya dugaan suap kepada pimpinan dewan Purwakarta.
“Surat-menyuratnya sedang kita persiapkan,” pungkasnya.

Rabu, 06 Januari 2016

Purwakarta sedang tidak aman

Hati - Hati
Pelaku kejahatan sudah semakin nekad di Purwakarta, berikut rekaman CCTV aksi pencurian sepeda motor di depan Kantor Tiki JNE Ciseureuh, di siang hari bolong dengan menggunakan ancaman senjata api. Mudah - mudahan aparat keamanan segera bisa membekuk pelakunya

Senin, 16 November 2015

Sejarah Masjid Agung Purwakarta

JATILUHURONLINE, id - WISATA, Seperti telah disebutkan, Masjid Agung Purwakarta didirikan hampir bersamaan dengan pendopo. Di Jawa Barat khususnya dan di Pulau Jawa umumnya, setiap kota tradisional yang didirikan sebagai pusat pemerintahan kabupaten, memiliki komponen utama berupa pendopo, alun-alun, dan masjid agung. Ketiga komponen itu dibangun hampir bersamaan. Hal itu berarti, pada awal berdirinya Masjid Agung Purwakarta dibangun oleh penduduk Sindangkasih, dipimpin oleh hoofdpanghulu (penghulu kepala) dan di bawah pengawasan Bupati R.A.A. Suriawinata alias “Dalem Sholawat” (1830 – 1849). Pada waktu itu yang menjadi hoofdpanghulu Kabupaten Karawang adalah Raden Haji Yusuf (Baing Yusuf). Ia menjadi Hoofdpanghulu Karawang sejak tahun 1828 (Almanak van Nederlandsch Indie, 1828 : 59). Dalam kedudukan itu, Baing Yusuf juga berperan sebagai pengelola Masjid Agung Purwakarta.
Pada tahap awal, kondisi bangunan masjid masih sangat sederhana, sama dengan kondisi bangunan pendopo, yaitu belum berupa bangunan permanen. Atap masjid berbentuk atap tumpang, ciri khas masjid tradisional. Waktu itu, atap umumnya terbuat dari ijuk, dan badan bangunan dibuat dari kayu dan bambu.

Jumat, 16 Mei 2014

Yang lolos ke Gedung DPRD DAPIL 1 Purwakarta 2014

"Perlombaan" telah usai, menyisakan suka dan duka banyak orang. Itulah Dunia saudaraku ... tidak ada yang abadi, tidak perlu disesali. Sebagai pendukung yang menang janganlah bertepuk dada, dan yang kalah tetaplah berlapang dada. Tetaplah bersatu wahai warga Bumi Jaya.
Berikut hasil Perolehan suara syah Caleg Dapil 1 Purwakarta pada PEMILU tahun 2014, yang diambil dari website resmi kpud-purwakarta (yang diblog Hijau, yang lolos ke Gedung DPRD2)

Partai NasDem




1. Subarkah
:
862
2. Yulia Haryanto
:
797
3. Ihwan Ridwan
:
1.211
4. Rachmat Sobari
:
830
5. Yaya Sunaryat
:
415
6. Popi Hernawati
:
224
7. Adjat Sudrajat
:
344
8. Agustin Magdalena
:
112
9. Ali Hasan
:
417









Partai Kebangkitan Bangsa




1. Lily Supriyadi
:
1.313
2. Alaikassalam
:
2.536
3. Euis Rachmani
:
210
4. Sona Maulida Roemardhie
:
788
5. Kus Syarifuddin
:
1.086
6. Nita Rostapia
:
183
7. Ira Laila Budiman
:
311
8. Asep Supiandi
:
454






PKS




1. Supriyatna
:
1.529
2. Dedi Juhari
:
478
3. Nina Yuniarti Karlina
:
1.270
4. Ilman Haliman
:
123
5. Didin Nurudin
:
461
6. Amalia Azis
:
148
7. Komari
:
107
8. Sukiman
:
121
9. Wita Sari Ningrum
:
106












PDIP




1. Yuliawati
:
704
2. Dedy Herawan
:
1.255
3. Warseno
:
1.635
4. Dani Sahrudin
:
539
5. Utju Sutisna
:
559
6. Reyda Nirtiana
:
424
7. Martono
:
1.456
8. Yoyo Yahya
:
503
9. Emmy Innatura
:
507












Partai Golkar




1. Dudung Abdullah
:
2.682
2. Novel Farid
:
1.993
3. Titin Sumekar
:
1.068
4. Kusmana Muchtar
:
155
5. M Pardjo Soeseno
:
742
6. Yante Hendriyanti
:
87
7. Yudilaga
:
1.696
8. Regina Potu
:
789
9. Yoanti Ravenska S
:
42












Partai Gerindra




1. Fitri Maryani
:
1.733
2. Markum
:
735
3. Muhammad Yanuar
:
1.615
4. Moklas
:
1.174
5. Maryati
:
1.190
6. Atin Solihin
:
157
7. Agus Marzuki
:
727
8. Nurhati
:
145
9. Kiagus Fachriza Chairizki
:
186












Partai Demokrat




1. Nanang Purnama
:
848
2. Nurhasanah
:
904
3. Dadang Budhanudin
:
944
4. Haerul Amin
:
1.835
5. W.Juliyanti
:
1.342
6. Agus Supriatna
:
76
7. Apip Ibrahim Rofik
:
206
8. Teti Zaenarroza
:
25
9. Adjat Sudradjat
:
1.269












PAN




1. Ragil Sukamto
:
2.640
2. Wawan Ridwan
:
1.220
3. Ona Osiana
:
66
4. Awang Suwandi
:
162
5. Yayat Jatnika
:
80
6. Hikmah
:
74
7. Ricky Syamsul Fauzi
:
239
8. Suhendar Mulyana
:
70
9. One Rohmawita
:
605












PPP




1. Yanthi NUrhayati
:
2.007
2. Zaenal Mutaqin
:
1.346
3. Yanto Yulianto
:
206
4. Aly Fauzi
:
256
5. Mohamad Kosasih
:
685
6. Evi Febrianti
:
35
7. Lili Suhaeli
:
1.560
8. Aas Susantika
:
42
9. Riyad Abdul Hanan
:
270












Partai Hanura




1. Heri Rosnendi
:
2.743
2. Nurhayati
:
2.359
3. A.Sartono
:
207
4. Rusmiyanti
:
774
5. Taufan HIdayatulloh
:
498
6. Mardin
:
430
7. Tatang Supena
:
92
8. Rika Piartinawati
:
125
9. Tedi Sutardi
:
189












PBB




1. Akhmad Wardaya
:
613
2. Meiti Kusmiati
:
31
3. Anas Yusuf
:
115
4. Heny Afifah
:
204












PKPI




1. Dindin Wisnu Wardhana
:
64
2. Bambang Purnomo
:
76
3. Rinna Septiany Supendi
:
32
4. Ardinafri
:
26
5. Sinta Darma Daulay
:
23



Kamis, 03 Januari 2013

11 Rumah Sakit tandatangani MoU dengan Pemkab Purwakarta

Untuk memberikan perlindungan dan jaminan kesehatan kepada masyarakat Purwakarta, Pemkab Purwakarta dan beberapa rumah sakit yang ada di Purwakarta maupun luar purwakarta menandatangani MoU perlindungan kesehatan bagi masyarakat Purwakarta. Rabu (2/1) di Pendopo Purwakarta.
Penandatangan MoU sendiri di Pimpin langsung oleh Bupati Puwakarta, H. Dedi Mulyadi, SH dengan sebelas Rumah Sakit diantaranya adalah:
  • RSUD Hasan Sadikin
  • RS Mata Cicendo
  • RSJ Cisarua
  • RS Khusus Ginjal Ny. R. A. Habibie Bandung
  • RSUD Bayu Asih
  • RS. Efarina Etaham
  • RS.M. Thamrin
  • RS. Khusus Bedah Rama Had
  • RS Amira
  • RS. Ibu dan Anak Asri dan
  •  RS. Bersalin Dian.
Penandatanan MoU perlindungan kesehatan antara Pemkab Purwakarta dan kesebelas Rumah Sakit ini menurut Bupati merupakan bagian dari tanggung jawab negara dalam melindungi masyarakat terutama perlindungan kesehatannya.