Tampilkan postingan dengan label Renungan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Renungan. Tampilkan semua postingan

Jumat, 23 Oktober 2015

Agar Dunia Tak Memenjara (6) : Sadarilah Dunia Itu Melenakan

Indah dan melenakan. Itulah dunia. Karena itu, tak sedikit yang sengsara dibuatnya. Ada yang celaka, ada juga yang terhina. Andaikata ada yang bahagia karena dunia, itu hanya sementara. Karenanya, kita harus senantiasa waspada. Jangan sampai terlena

Segala puji bagi Allah, Rabb semesta alam. Shalawat dan salam semoga tercurahkan kepada Rasul junjungan; Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam.

Indah dan melenakan. Itulah dunia. Karena itu, tak sedikit yang sengsara dibuatnya. Ada yang celaka, ada juga yang terhina. Andaikata ada yang bahagia karena dunia, itu hanya sementara. Karenanya, kita harus senantiasa waspada. Jangan sampai terlena. Jika tidak, kita akan menjadi korban berikutnya. Waspadalah..waspadalah..! Berikut ini catatan penting tentang dunia yang tidak boleh dilewatkan begitu saja.

Dunia dengan segala kemegahan dan keindahannya tidak ada nilainya jika dibandingkan dengan akhirat. Camkanlah firman Allah berikut ini (Q.s. at-Taubah [9]: 38), yang artinya: “Apakah kamu puas dengan kehidupan di dunia sebagai ganti kehidupan di akhirat? Padahal kenikmatan hidup di dunia ini (dibandingkan dengan kehidupan) diakhirat hanyalah sedikit.” Berapa banyak yang mampu manusia peroleh dari kepuasan itu? Padahal umurnya hanya sebentar. Jika ia memilih kenikmatan yang sedikit itu, maka di akhirat kelak tidak ada tempat yang pantas baginya, melainkan neraka.

Jumat, 02 Oktober 2015

Agar Dunia Tak Memenjara (5): Sadarilah Dunia Itu Menipu

Bagaikan fatamorgana, seperti itulah dunia. Ia adalah kehidupan yang tidak abadi, kebahagiaan yang menipu, dan kesenangan yang semu. Namun, sangat disayangkan masih saja banyak yang tertipu. Apakah mereka ini tidak tahu, atau pura-pura tidak tahu akan hakikat dunia yang sebenarnya?

Segala puji bagi Allah, Rabb semesta alam. Shalawat dan salam semoga tercurahkan kepada Rasul junjungan; Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam.

Inilah dunia, maka berhati-hatilah.

“Bagaikan fatamorgana,” seperti itulah dunia. Ia adalah kehidupan yang tidak abadi, kebahagiaan yang menipu, dan kesenangan yang semu. Namun, sangat disayangkan masih saja banyak yang tertipu. Apakah mereka ini tidak tahu, atau pura-pura tidak tahu akan hakikat dunia yang sebenarnya? Dunia ini fana, dan kenikmatan di dalamnya juga sementara. Dunia ini hina, tidak sebanding dengan nilai seekor nyamuk yang lemah tanpa daya. Bahkan dunia ini pun terlaknat, beserta apa yang ada di dalamnya, kecuali kebaktian, kebajikan, dan amal saleh.

Jumat, 25 September 2015

Agar Dunia Tak Memenjara (4): Petuah Orang-Orang Bijak

Lukman Hakim berkata, "Wahai anakku tercinta jika mulai hari ini engkau berpaling dari dunia berarti engkau telah melepaskannya, dan engkau bisa segera bergegas menuju akhiratmu. Ketahuilah engkau ini lebih dekat ke akhirat yang mendatangimu daripada dunia yang menjauhimu"

Segala puji bagi Allah, Rabb semesta alam. Shalawat dan salam semoga tercurahkan kepada Rasul junjungan; Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam.

Dunia memang melenakan. Lantas, bagaimanakah orang bijak bersikap?

Adalah sebuah keteledoran jika kita tidak mau belajar kepada ahli yang lebih berpengalaman. Dalam bidang otomotif misalnya, terdapat ahli-ahli handal yang kenyang pengalaman menangani berbagai jenis kendaraan, dan paham betul seluk-beluk perbengkelan. Jika motor atau mobil kita rusak parah, kemudian kita bawa ke tukang bengkel amatiran, tentu ini sebuah kesalahan. Dijamin, servisnya berhari-hari atau berminggu-minggu, itu saja masih untung kalau kendaraan kita tidak dibikin lebih parah kerusakannya. Lebih parah jika kita tidak datang ke pihak yang salah (bukan tukang bengkel), tidak tahu seperti apa jadinya.

Jumat, 04 September 2015

Agar Dunia Tak Memenjara (3): Pandangan Orang Mukmin Terhadap Dunia

Bagaimanakah orang mukmin memandang dunia? Orang mukmin adalah sebaik-baik makhluk dalam memanfaatkan dunia. Baginya, dunia bukanlah tempat untuk mencari kepuasan lahiriah semata, karena ada hal yang lebih penting dari sekadar kesenangan duniawi

Segala puji bagi Allah, Rabb semesta alam. Shalawat dan salam semoga tercurahkan kepada Rasul junjungan; Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam.

Bagaimanakah orang mukmin memandang dunia?

Orang mukmin adalah sebaik-baik makhluk dalam memanfaatkan dunia. Baginya, dunia bukanlah tempat untuk mencari kepuasan lahiriah semata, karena ada hal yang lebih penting dari sekadar kesenangan duniawi. Menurutnya, kebahagiaan tidak terletak pada materi, namun lebih pada ketentraman hati. Yaitu hati yang disirami oleh cahaya keimanan, hati yang tersentuh oleh panggilan ilahi. Itulah sumber kebahagiaan. Oleh karena itu, ia tidak memandang dunia sebagai tujuan utama hidupnya.

Jumat, 28 Agustus 2015

Agar Dunia Tak Memenjara (2): Sadarilah Dunia Lebih Hina Dari Sayap Nyamuk

Rasulullah Shallallahu'alaihi Wasallam pernah bersabda, "Seandainya dunia ini sama nilainya dengan sayap nyamuk di sisi Allah. Niscaya Ia tidak akan memberikan minuman dari dunia itu kepada orang kafir, meskipun hanya seteguk air" (HR. Tirmidzi. Syeikh Albani menshahihkan hadis ini).

Segala puji bagi Allah, Rabb semesta alam. Shalawat dan salam semoga tercurahkan kepada Rasul junjungan; Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam.

Dunia ini tidak lebih baik dari seekor nyamuk!

Mungkin Anda bersungut-sungut ketika membaca kalimat di atas. Benarkah dunia yang sebegitu besar dan indahnya lebih hina dari seekor nyamuk? Makhluk yang sering kita pandang tak berharga itu? Makhluk kecil yang sering mengusik ketenangan kita. Ternyata ia mengalahkan kemegahan dan kebesaran dunia. Apa pasal? Untuk menjawab pertanyaan ini kita harus menyamakan persepsi terlebih dahulu.

Senin, 10 Agustus 2015

Agar Dunia Tak Memenjara (1): Carilah Kebahagiaan Yang Hakiki

Sesungguhnya di dunia ini ada sebuah surga, siapa pun yang tidak masuk ke dalamnya, niscaya ia tidak akan masuk surga akhirat. Ada seseorang yang mengingatkanku tentang apa yang diperbuat musuh-musuh terhadapku. Maka aku katakan padanya, ‘Surga dan tamanku ada di dadaku, ia akan tetap selalu menyertaiku ke mana pun aku pergi

Segala puji bagi Allah, Rabb semesta alam. Shalawat dan salam semoga tercurahkan kepada Rasul junjungan; Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam.

Sudah menjadi watak manusia untuk mencintai keindahan, kesenangan, kebahagiaan, atau yang senada dengannya, karena memang manusia diciptakan dengan dilengkapi hawa nafsu. Oleh karena itu, setiap yang berbau enak pasti digandrunginya. Itu tidak bisa dipungkiri. Harta, tahta dan wanita adalah tiga hal yang tidak akan pernah sepi dari para pengejarannya. Pesta, perayaan, senang-senang, dan hura-hura adalah sesuatu yang akan selalu melekat pada diri manusia.

Minggu, 07 Desember 2014

Jangan khawatir dengan rizki esok hari

Jika anda hari ini merasa aman/tenteram, tubuh anda sehat wal 'afiyat, serta makanan hari ini telah tersedia, maka apakah lagi yang anda cari…?
Itulah puncak kebahagiaan yang banyak hilang dan dikejar banyak orang…bahkan orang-orang kaya…bahkan orang-orang yang tenar…!!,
Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:
مَنْ أَصْبَحَ مِنْكُمْ آمِنًا فِي سِرْبِهِ مُعَافًى فِي جَسَدِهِ عِنْدَهُ قُوْتُ يَوْمِهِ ، فَكَأَنَّمَا حِيْزَتْ لَهُ الدُّنْيَا بِحَذَافِيْرِهَا
"Barang siapa diantara kalian yang tatkala di pagi hari merasa aman/tenang, tubuhnya sehat, dan ia sudah memiliki makanan untuk hari tersebut maka seakan-akan dunia seluruhnya telah dikumpulkan untuknya" (HR Al-Bukhari di Al-Adab Al-Mufrod, dan At-Thirmidzi, dan dishahihkan oleh Al-Albani dalam As-Shahihah no 2318)
Isilah hari tersebut dengan bersyukur dan banyak beribadah kepada Allah, jangan terlampau khawatir dengan esok hari…!!!
Al-Imam As-Syafi'i rahimahullah berkata:

إِذَا أَصْبَحْتُ عِنْدِي قُوْتُ يَوْمٍ ... فَخَلِّ الْهَمَّ عَنِّي يَا سَعِيْدُ
Jika dipagi hari dan aku telah memiliki makanan untuk hari ini…
Maka hilangkanlah kegelisahan dariku wahai yang berbahagia
وَلاَ تَخْطُرْ هُمُوْمُ غَدٍ بِبَالِي ... فَإِنَّ غَدًا لَهُ رِزْقٌ جَدِيْدُ
Dan tidaklah keresahan esok hari terbetik di benakku….
Karena sesungguhnya esok hari ada rizki baru yang lain
أُسَلِّمُ إِنْ أَرَادَ اللهُ أَمْراً ... فَأَتْرُكُ مَا أُرِيْدُ لِمَا يُرِيْدُ
Aku pasrah jika Allah menghendaki suatu perkara…
Maka aku biarkan kehendakku menuju kehendakNya
Seorang yang beriman dan beramal sholeh serta berusaha pada hari ini…maka tidak usah khawatir dengan esok hari…pasrahkan urusan kepada kehendak Allah..
Yang gelisah hanyalah orang yang bermaksiat kepada Allah…khawatir akan adzab dan hukuman Allah yang datang sewaktu-waktu.
Sungguh aneh seseorang yang tatkala masih menjadi janin dalam perut ibunya ia telah diberi rizki oleh Allah…tatkala ia masih kecil dan tidak bisa berbuat apa-apa ia tetap di beri rizki oleh Allah…lantas setelah ia dewasa dan mampu berusaha dan bekerja tiba-tiba ia takut dan khawatir ia tidak akan memperoleh rizki dari Allah ???
copas dari status fb ust.Firanda

Jumat, 09 Mei 2014

Innalillahi Wa Inna Ilaihi Roji'un

Seluruh Keluarga Besar BJI-NET Al-Hidayah ikut bela sungkawa atas meninggalnya putra Bapak Wachidin Blok N-31 yang baru dilahirkan seminggu yang lalu.
Mudah – mudahan kedua orang tuanya diberikan ketabahan dan keikhlasan, karena dengan Ikhlasnya Bapak Ibu ketika ditinggal buah hatinya, Insya Allah kedua orangtuanya akan dibangunkan sebuah rumah di surga oleh Allah Ta'ala.
Rosululllah Sholallohu 'Alaihi Wassalam bersabda :
اِذاَمَاتَ وَلَدٌالْعَبْدِقَالَ اللّهُ تَعَالَى لِمَلاَءِكَتِهِ: قَبَضْتُمْ وَلَدَعَبْدِيْ؟ فَيَقُوْلُوْنَ: نَعَمْ، فَيَقُوْلُ: قَبَضْتُمْ ثَمَرَةَ فُوءَادِهِ،فَيَقُوْلُوْنَ: نَعَمْ، فَيَقُوْلُ: مَاذاَ قاَلَعَبْدِيْ؟ فَيَقُوْلُ: حَمِدَكَ وَاسْتَرْجَعَ، فَيَقُوْلُ اللّهُ: ابْنُوْالِعَبْدِي بَيْتاًفِي الْجَنَّةِ وَسَمُّوْهُ بَيْتَ الْحَمْدِ
Jika anak seorang hamba meninggal dunia, maka Allah akan berkata kepada para Malaikat-Nya: 'Apakah kalian telah mencabut nyawa anak hamba-Ku?' Para Malaikat menjawab: 'Ya, benar.' Lalu, Dia bertanya lagi: 'Apakah kalian telah mengambil buah hatinya?' Mereka pun menjawab: 'Ya.' Kemudian, Dia berkata: 'Apa yang diucapkan hamba-Ku?'. Mereka menjawab: 'Dia memanjatkan pujian kepada-Mu dan mengucapkan kalimat istirja' (Innaa lillaahi wa innaa ilaihi raaji'uun).' Allah berkata: 'Bangunkan untuk hamba-Ku sebuah rumah di Surga dan namailah dengan Baitul Hamd (rumah pujian).
(HR. At-Tarmidzi dan Ibnu Hibban dari Sahabat Abu Musa al-Asy'ari)

Jumat, 01 November 2013

Daftar 10 orang terkaya di Dunia 2013

Berikut Daftar 10 Orang Terkaya di Dunia 2013 beserta Nilai kekayaannya, berturut-turut dimulai dari urutan ke 10
    10. Christy Walton-Kekayaan: US$ 37,9M
    9. Larry Ellison – Kekayaan: US$ 41,6M
    8. David Koch – Kekayaan: US$ 45,2M
    7. Charles Koch – Kekayaan: US$ 45,2M
    6. Ingvar Kamprad-Kekayaan: US$55,5M
    5. Amancio Ortega-Kekayaan: US$ 56M
    4. Warren Buffett -Kekayaan: US$ 59,6M
    3. Carlos Slim-Kekayaan: US$ 72,1M
    2. Bill Gates -Kekayaan: US$ 72,7M
    1. Orang Muslim yg shalat sunnah 2 Rakaat sebelum subuh;
    Rasulullah bersabda; “Dua rakaat shalat fajar lebih baik dari dunia seisinya.” (HR.Bukhari )
Selamat menunaikan qobliyah (sebelum sholat wajib) dan sholat subuh utk semua saudaraku yg terkaya di dunia. Semoga kita Istiqomah menjalankannya.

Selasa, 22 Januari 2013

44 Persen Pelajar Setuju Pacaran Disertai Hubungan Seks

Sebanyak 44 % pelajar Surabaya berpandangan bahwa berpacaran itu boleh melakukan hubungan intim dengan pacarnya. Demikian salah satu penelitan yang juga menjadi catatan penting perkembangan remaja di Kota Surabaya selama tahun 2011.
Catatan mengagetkan ini merupakan salah satu hasil penelitian dari lembega pemerhati pendidikan dan remaja, HotLine Pendidikan didukung oleh Yayasan Embun Surabaya ( YES ), Telpon Sahabat Anak ( Tesa ) 129 Jatim dan Lembaga Perlindungan Anak ( LPA ) Jatim selama tahun 2012.
Dalam penelitian ini, Hotline Pendidikan menyebarkan questioner sebanyak 600 eksemplar dengan 32 item yang berisi pertanyaan – pertanyaan seputar pandangan dan sikap serta apa yang dilakukan pelajar semasa mereka berpacaran.
Dari 600 eksemplar questioner yang disebarkan, yang kembali sebanyak 200 eksemplar untuk pelajar putra dan 250 untuk pelajar putri. Dari hasil perhitungan diperoleh gambaran bahwa mayotitas remaja (rata-rata di bawah usia 18 tahun) setuju jika pacaran disertai hubungan intim. Bahkan sebanyak 16 % sudah melakukannya.

Rabu, 26 Desember 2012

Monyet yang tertangkap

Saudaraku, saya pernah membaca artikel menarik tentang teknik berburu monyet di hutan-hutan Afrika. Caranya begitu unik. Sebab, teknik itu memungkinkan si pemburu menangkap monyet dalam keadaan hidup-hidup tanpa cedera sedikitpun. Maklum, ordernya memang begitu. Sebab, monyet-monyet itu akan digunakan sebagai hewan percobaan atau binatang sirkus di Amerika.
Cara menangkapnya sederhana saja. Sang pemburu hanya menggunakan toples berleher panjang dan sempit. Toples itu diisi kacang yang telah diberi aroma. Tujuannya, agar mengundang monyet-monyet datang. Setelah diisi kacang, toples-toples itu ditanam dalam tanah dengan menyisakan mulut toples dibiarkan tanpa tutup.
Para pemburu melakukannya di sore hari. Besoknya, mereka tingal meringkus monyet-monyet yang tangannya terjebak di dalam botol tak bisa dikeluarkan. Kok, bisa? Tentu kita sudah tahu jawabnya. Monyet-monyet itu tertarik pada aroma yang keluar dari setiap toples. Mereka mengamati lalu memasukkan tangan untuk mengambil kacang-kacang yang ada di dalam. Tapi karena menggenggam kacang, monyet-monyet itu tidak bisa menarik keluar tangannya. Selama mempertahankan kacang-kacang itu, selama itu pula mereka terjebak. Toples itu terlalu berat untuk diangkat. Jadi, monyet-monyet itu tidak akan dapat pergi ke mana-mana!
Saudaraku, kita mungkin akan tertawa melihat tingkah bodoh monyet-monyet itu. Tapi, tanpa sadar sebenamya kita mungkin sedang menertawakan diri sendiri. Ya, kadang kita bersikap seperti monyet-monyet itu. Kita mengenggam erat setiap permasalahan yang kita miliki layaknya monyet mengenggam kacang. Kita sering mendendam, tak mudah memberi maaf, tak mudah melepaskan maaf.

Minggu, 09 Desember 2012

Petunjuk Nabi dalam meredam Amarah

Marah termasuk sifat bawaan pada manusia yang sebenarnya mengandung kemashalatan dan manfaat. Sebab, dikatakan Syaikh Shaleh al-Fauzan hafizhahullah, orang yang tidak bisa marah, terdapat kekurangan pada dirinya. Hanya saja, kemarahan itu harus diterapkan pada tempatnya. Apabila melampaui batas dan rambunya, maka akan menimbulkan bahaya[1] sehingga akan merugikan dan menjadi sifat tercela.
Sebelum memuntahkan amarah kepada orang lain atau benda sekalipun, baiknya orang memperhatikan hadits berikut yang berisi pesan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam kepada seseorang yang meminta nasehat dari beliau. Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu berkata, “seorang lelaki berkata kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam: “Berilah aku nasehat.” Beliau menjawab, “Janganlah engkau marah.” Lelaki itu mengulang-ngulang permintaannya, (namun) Nabi (selalu) menjawab,”Janganlah engkau marah.” [2]
Pesan hadits di atas sudah sangat jelas mengenai celaan terhadap marah, sehingga juga memperingatkan orang agar menjauhi faktor-faktor pemicunya.[3] Sebab satu jawaban yang sama dilontarkan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam untuk merespon satu permintaan yang diulang-ulang menjadi petunjuk akan efek besar yang ditimbulkan oleh amarah.
Oleh karena itu, dalam beberapa hadits, Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam telah menghadirkan beberapa terapi nabawi untuk meredam emosi yaitu:

Senin, 26 November 2012

Kisah Seekor Belalang

Seekor Belalang telah lama terkurung dalam sebuah kotak. Suatu hari ia berhasil keluar dari kotak yang mengurungnya tersebut. Dengan gembira ia melompat-lompat menikmati kebebasannya.
Di perjalanan dia bertemu dengan seekor belalang lain. Namun dia keheranan mengapa belalang itu bisa melompat lebih tinggi dan lebih jauh darinya.
Dengan penasaran ia menghampiri belalang itu, dan bertanya, Mengapa kau bisa melompat lebih tinggi dan lebih jauh, padahal kita tidak jauh berbeda dari
usia ataupun bentuk tubuh ?
Belalang itu pun menjawabnya dengan pertanyaan, Dimanakah kau selama ini tinggal? Karena semua belalang yang hidup di alam bebas pasti bisa
melakukan seperti yang aku lakukan.
Saat itu si belalang baru tersadar bahwa selama ini kotak itulah yang membuat lompatannya tidak sejauh dan setinggi belalang lain yang hidup di alam bebas.
kita sebagai manusia, tanpa sadar, pernah juga mengalami hal yang sama dengan belalang.

Kamis, 22 November 2012

Eh... Siapa yang meninggal Mas?

Walaupun seram, tapi kematian pasti akan datang kepada kita semua. Saya pernah baca, bahwa di seluruh dunia ini, setiap 1 detik ada 1,5 orang yang meninggal. Dengan kata lain dalam 2 detik, ada 3 orang meninggal. Dengan berbagai sebab, ketuaan, penyakit, bencana maupun perang..
Bila Bapak, Ibu, aa, teteh, mas, mbak, sudah membaca sampai paragraph ini, berarti sudah melewati 60 detik sejak awal masuk BJINET, dan itu berarti sudah ada 90 orang di seluruh belahan dunia ini yang meninggal ...
Kematian pasti datang kepada kita, cepat atau lambat ...
Apa yang bisa kita lakukan?
Nothing ...
Kita hanya bisa mengisi hidup kita dengan sesuatu, hingga akhirnya malaikat maut datang menjemput kita. Mengisi dengan apa? Itulah pilihan kita sendiri.
Bisa mengisinya dengan biasa-biasa saja. Bagaimana maksudnya biasa-biasa saja? Ya begini, bangun pagi, berangkat kerja, mengerjakan tugas-tugas rutin, pulang kerja, tidur ... begitu seterusnya ... hingga akhirnya saat kita meninggal, beberapa orang membicarakan kita ...
“Eh, si A meninggal ...”
“A ... A yang mana ya?”
“Itu, A yang di blok X, yang sering bareng si C kalau berangkat kerja ...”
“Oh ... A yang itu ... iya ya ... kasian amat ya, kenapa meninggal?”
“Penyakit, biasalah ... hari gini ... bla bla bla ...”
Sedih ya ... kita tidak terlalu dikenal, bahkan dikenalnya karena kita dekat dengan seseorang. Mengapa bisa begitu? Karena tidak ada sesuatu yang istimewa yang kita berikan pada lingkungan. Kita hanya memikirkan diri sendiri. Kita hanya menjadi orang yang biasa saja. Hingga saat kita meninggal, tidak ada yang merasa kehilangan kita ...

Jumat, 06 Juli 2012

Tahukah Anda siksaan untuk orang yang tidak Shoum Ramadhan?

Dari Abu Umamah Al-Bahili radhiallahu ‘anhu. Beliau mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
بينا أنا نائم إذ أتاني رجلان فأخذا بضبعي فأتيا بي جبلا وعرا فقالا لي : اصعد حتى إذا كنت في سواء الجبل فإذا أنا بصوت شديد فقلت : ما هذه الأصوات ؟ قال : هذا عواء أهل النار ثم انطلق بي فإذا أنا بقوم معلقين بعراقيبهم مشققة أشداقهم تسيل أشداقهم دما فقلت : من هؤلاء ؟ فقيل : هؤلاء الذين يفطرون قبل تحلة صومهم
“Ketika aku tidur, (aku bermimpi), tiba-tiba ada dua orang yang mendatangiku, kemudian keduanya memegang lenganku dan membawaku ke gunung yang terjal. Mereka mengatakan, ‘Naiklah!’ Ketika aku sampai di atas gunung, tiba-tiba aku mendengar suara yang sangat keras. Aku pun bertanya, ‘Suara apakah ini?’ Mereka menjawab, ‘Ini adalah teriakan penghuni neraka.’ Kemudian mereka membawaku melanjutkan perjalanan. Tiba-tiba, aku melihat ada orang yang digantung dengan mata kakinya (terjungkir), pipinya sobek, dan mengalirkan darah. Aku pun bertanya, ‘Siapakah mereka itu?’ Kedua orang ini menjawab, ‘Mereka adalah orang-orang yang berbuka sebelum waktunya (meninggalkan shoum).’” (H.r. Ibnu Hibban, no. 7491; Al-Hakim, no. 2837; Ibnu Khuzaimah, no. 1986; dinilai sahih oleh banyak ulama, di antaranya Al-Albani dan Al-A’dzami).

Kamis, 05 Juli 2012

Ayah, maafkanlah aku

Bismillahirrohmaanirrohiim
Katakanlah: "Jika bapak-bapak, anak-anak, saudara-saudara, istri-istri, kaum keluargamu, harta kekayaan yang kamu usahakan, perniagaan yang kamu khawatiri kerugiannya, dan rumah-rumah tempat tinggal yang kamu sukai, adalah lebih kamu cintai daripada Alloh dan Rasul-Nya dan (dari) berjihad di jalan-Nya, maka tunggulah sampai Alloh mendatangkan keputusan-Nya." Dan Alloh tidak memberi petunjuk kepada orang-orang fasik. QS. At-Taubah [9] : 24.

Sepasang suami isteri - seperti pasangan lain di kota-kota besar meninggalkan anak-anak diasuh pembantu rumah sewaktu bekerja, Anak tunggal pasangan ini, perempuan cantik berusia tiga setengah tahun, sendirian ia di rumah dan kerap kali dibiarkan pembantunya karena sibuk bekerja di dapur, bermainlah dia bersama ayun-ayunan di atas buaian yang dibeli ayahnya, ataupun memetik bunga dan lain-lain di halaman rumahnya.
Suatu hari dia melihat sebatang paku karat, dan ia pun mencoret lantai tempat mobil ayahnya diparkirkan, tetapi karena lantainya terbuat dari marmer maka coretan tidak kelihatan, dicobanya lagi pada mobil baru ayahnya, Ya karena mobil itu bewarna gelap, maka coretannya tampak jelas, Apalagi anak-anak ini pun membuat coretan sesuai dengan kreativitasnya.

Kamis, 21 Juni 2012

Hari ini tanggal 1 Sya'ban

Assalamu'alaikum
Hari ini kamis 21 Juni 2012 adalah bertepatan dengan tanggal 1 Sya'ban 1433 H berarti sebulan lagi kita akan memasuki Bulan Ramadhan. Mari kita siapkan segala sesuatunya mulai sekarang. Jaga kesehatan kita dan seluruh anggota keluarga. Bagi Bapak - Bapak yang setia begadang nonton piala Euro 2012 jangan lupa diatur waktu istirahatnya.
Juga yang tidak kalah penting mari kita siapkan Ilmu untuk menyambut Bulan Ramadhan tahun ini. untuk menyegarkan kembali ingatan kita, tidak ada salahnya kita baca - baca kembali pembahasan pembahasan seputar Ramadhan yang Alhamdulillah banyak sekali tersedia di Internet.
Dan berkenaan dengan Bulan sya'ban (orang Jawa menyebutnya bulan Ruwah), ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Bulan Sya’ban adalah bulan yang mulia, hendaknya kita mengisinya dengan memperbanyak amalan ibadah dan puasa secara khusus untuk melatih diri persiapan menyambut bulan Ramadhan agar nanti tidak kaget dengan perubahan spontan sehingga terasa berat bagi kita. Oleh karena itu, Rasulullah memperbanyak puasa pada bulan Sya’ban.

Minggu, 20 Mei 2012

Untukmu Wahai Para Suami


disusun oleh: Ustadz Ahmad Sabiq bin Abdul Lathif Abu Yusuf
.
I. PENGANTAR
Kalau selama ini kehidupan rumah tangga dinamakan dengan sebuah bahtera itu mungkin ada benarnya, karena dalam sebuah keluarga tidak akan ada yang selamat dari adanya riak-riak kecil gelombang lautan yang dihembuskan angin sepoi-sepoi sampai adanya sebuah badai yang dasyat. Bersatunya dua insan yang punya karakteristik, latar belakang, pendidikan, mental dan lainya yang mungkin serba berbeda akan banyak menimbulkan banyak gesekan. Dari sinilah maka sebuah pertengkaran kecil, perseteruan unik dalam keluarga sudah dianggap sebagai bumbu pelengkap kelezatan hidup dalam kebersamaan.
Namun, kalau hal itu tidak diatasi dan disikapi dengan bagus dan arif, maka yang namanya pertengkaran kecil itu akan menjadi sebuah bumerang yang terkadang bisa mengkandaskan bahtera itu sebelum sampai pada cita-cita impian bersama.

Rabu, 28 Maret 2012

Tips agar terhindar dari Neraka


Untuk menghindari adzab neraka, Allah telah membuka bagi hambaNya jalan seluas – luasnya lagi mudah, antara lain :
  1. Berlindung kepada Allah dari Adzabnya
Rasulullah Shalallahu 'alaihi wassalam mengajarkan kepada kita agar berdoa dan berlindung kepada Allah dari adzab jahannam.
Dari Abu Hurairah Radhiallahu anhu, Rasulullah Shalallahu 'alaihi wassalam bersabda, “Apabila salah satu diantara kamu bertasyahud hendaklah berlindung kepada Allah dari empat perkara : Ya Allah aku berlindung kepadaMu dari siksaan jahannam dan dari siksa kubur dan dari fitnah hidup dan mati dan dari kejahatan fitnah Al-Masih Ad-Dajjal.” (HR. Bukhori 1/463)

Kamis, 22 Maret 2012

N E R A K A


Masih diambil dari tulisan Ustadz Aunur Rofiq, berikut kami posting pembahasan tentang Neraka. Siapa saja yang akan masuk neraka sementara?, Siapa yang akan kekal didalamya? Dan apa saja macam siksaan yang ada disana.
Yang jelas siksaan di neraka tidak sama dengan siksaan di dunia, tidak bisa dibayangkan betapa pedihnya. Sebagai gambaran Rasulullah Shalallahu 'alaihi wassalam pernah mengabarkan bahwa seringan – ringannya siksa di neraka yaitu apabila penghuni neraka memakai sandal neraka, maka otaknya akan mendidih karena panasnya.
Mudah – mudahan Allah Subhanahu Wa Ta'ala menjauhkan kita dari pedihnya siksa neraka.