Hati - Hati
Pelaku kejahatan sudah semakin nekad di Purwakarta, berikut rekaman CCTV aksi pencurian sepeda motor di depan Kantor Tiki JNE Ciseureuh, di siang hari bolong dengan menggunakan ancaman senjata api. Mudah - mudahan aparat keamanan segera bisa membekuk pelakunya
Rabu, 06 Januari 2016
Sabtu, 21 November 2015
Senin, 16 November 2015
Sejarah Masjid Agung Purwakarta
JATILUHURONLINE, id - WISATA, Seperti telah disebutkan,
Masjid Agung Purwakarta didirikan hampir bersamaan dengan pendopo. Di Jawa
Barat khususnya dan di Pulau Jawa umumnya, setiap kota tradisional yang
didirikan sebagai pusat pemerintahan kabupaten, memiliki komponen utama berupa
pendopo, alun-alun, dan masjid agung. Ketiga komponen itu dibangun hampir
bersamaan. Hal itu berarti, pada awal berdirinya Masjid Agung Purwakarta
dibangun oleh penduduk Sindangkasih, dipimpin oleh hoofdpanghulu (penghulu
kepala) dan di bawah pengawasan Bupati R.A.A. Suriawinata alias “Dalem
Sholawat” (1830 – 1849). Pada waktu itu yang menjadi hoofdpanghulu Kabupaten
Karawang adalah Raden Haji Yusuf (Baing Yusuf). Ia menjadi Hoofdpanghulu
Karawang sejak tahun 1828 (Almanak van Nederlandsch Indie, 1828 : 59). Dalam
kedudukan itu, Baing Yusuf juga berperan sebagai pengelola Masjid Agung
Purwakarta.
Pada tahap awal, kondisi bangunan masjid masih sangat
sederhana, sama dengan kondisi bangunan pendopo, yaitu belum berupa bangunan
permanen. Atap masjid berbentuk atap tumpang, ciri khas masjid tradisional.
Waktu itu, atap umumnya terbuat dari ijuk, dan badan bangunan dibuat dari kayu
dan bambu.
Kamis, 05 November 2015
Keamanan Lingkungan Tanggung Jawab Kita Bersama
Sepertinya kita masih harus terus bersinergi untuk menjaga keamanan di Perumahan Bumi Jaya Indah, terutama RW : 11.
Walaupun sudah kita ketahui bersama, bahwa saat ini pihak keamanan sudah menerapkan akses satu pintu keluar masuk Perum pada malam hari, toh kemarin salah satu warga kita di Blok M masih kebobolan juga, dua motor yaitu Fixon dan Beat yang di parkir di teras rumahnya raib digondol Maling.
Kejadian ini diperkirakan terjadi sekitar pukul 01.30 dini hari, dimana pihak security baru saja lewat melakukan patroli dikawasan tersebut.
Pelaku berhasil membawa kabur dua motor sekaligus dengan cara merusak gembok pagar teras dan gembok Portal gg. Taubat, dengan menggunakan cairan kimia.
Keamanan Lingkungan kita bukan semata tanggungjawab security, keamanan ataupun ketua RW, tetapi tanggungjawab kita bersama seluruh warga Perumahan.
Mudah - mudahan secepatnya kita bisa menemukan solusi untuk permasalahan ini
Semoga bermanfaat
Walaupun sudah kita ketahui bersama, bahwa saat ini pihak keamanan sudah menerapkan akses satu pintu keluar masuk Perum pada malam hari, toh kemarin salah satu warga kita di Blok M masih kebobolan juga, dua motor yaitu Fixon dan Beat yang di parkir di teras rumahnya raib digondol Maling.
Kejadian ini diperkirakan terjadi sekitar pukul 01.30 dini hari, dimana pihak security baru saja lewat melakukan patroli dikawasan tersebut.
Pelaku berhasil membawa kabur dua motor sekaligus dengan cara merusak gembok pagar teras dan gembok Portal gg. Taubat, dengan menggunakan cairan kimia.
Keamanan Lingkungan kita bukan semata tanggungjawab security, keamanan ataupun ketua RW, tetapi tanggungjawab kita bersama seluruh warga Perumahan.
Mudah - mudahan secepatnya kita bisa menemukan solusi untuk permasalahan ini
Semoga bermanfaat
Jumat, 23 Oktober 2015
Agar Dunia Tak Memenjara (6) : Sadarilah Dunia Itu Melenakan
Indah dan melenakan. Itulah dunia. Karena itu, tak sedikit
yang sengsara dibuatnya. Ada yang celaka, ada juga yang terhina. Andaikata ada
yang bahagia karena dunia, itu hanya sementara. Karenanya, kita harus
senantiasa waspada. Jangan sampai terlena
Segala puji bagi Allah, Rabb semesta alam. Shalawat dan
salam semoga tercurahkan kepada Rasul junjungan; Muhammad Shallallahu ‘Alaihi
Wasallam.
Indah dan melenakan. Itulah dunia. Karena itu, tak sedikit
yang sengsara dibuatnya. Ada yang celaka, ada juga yang terhina. Andaikata ada
yang bahagia karena dunia, itu hanya sementara. Karenanya, kita harus
senantiasa waspada. Jangan sampai terlena. Jika tidak, kita akan menjadi korban
berikutnya. Waspadalah..waspadalah..! Berikut ini catatan penting tentang dunia
yang tidak boleh dilewatkan begitu saja.
Dunia dengan segala kemegahan dan keindahannya tidak ada
nilainya jika dibandingkan dengan akhirat. Camkanlah firman Allah berikut ini
(Q.s. at-Taubah [9]: 38), yang artinya: “Apakah kamu puas dengan kehidupan di
dunia sebagai ganti kehidupan di akhirat? Padahal kenikmatan hidup di dunia ini
(dibandingkan dengan kehidupan) diakhirat hanyalah sedikit.” Berapa banyak yang
mampu manusia peroleh dari kepuasan itu? Padahal umurnya hanya sebentar. Jika
ia memilih kenikmatan yang sedikit itu, maka di akhirat kelak tidak ada tempat
yang pantas baginya, melainkan neraka.
Jumat, 02 Oktober 2015
Agar Dunia Tak Memenjara (5): Sadarilah Dunia Itu Menipu
Bagaikan fatamorgana, seperti itulah dunia. Ia adalah
kehidupan yang tidak abadi, kebahagiaan yang menipu, dan kesenangan yang semu.
Namun, sangat disayangkan masih saja banyak yang tertipu. Apakah mereka ini
tidak tahu, atau pura-pura tidak tahu akan hakikat dunia yang sebenarnya?
Segala puji bagi Allah, Rabb semesta alam. Shalawat dan
salam semoga tercurahkan kepada Rasul junjungan; Muhammad Shallallahu ‘Alaihi
Wasallam.
Inilah dunia, maka berhati-hatilah.
“Bagaikan fatamorgana,” seperti itulah dunia. Ia adalah
kehidupan yang tidak abadi, kebahagiaan yang menipu, dan kesenangan yang semu.
Namun, sangat disayangkan masih saja banyak yang tertipu. Apakah mereka ini
tidak tahu, atau pura-pura tidak tahu akan hakikat dunia yang sebenarnya? Dunia
ini fana, dan kenikmatan di dalamnya juga sementara. Dunia ini hina, tidak
sebanding dengan nilai seekor nyamuk yang lemah tanpa daya. Bahkan dunia ini
pun terlaknat, beserta apa yang ada di dalamnya, kecuali kebaktian, kebajikan,
dan amal saleh.
Langganan:
Postingan (Atom)