A. PENGANTAR
Terasa tidak adil kalau ada sebuah
ketidak harmonisan dalam sebuah rumah tangga lalu kita limpahkan tanggung jawab
pada salah satunya saja, karena harus diakui minimalnya suami maupun istri
punya andil didalamnya.
Kisah yang saya sebutkan diawal pembahasan
pada edisi lalu tentang para ibu-ibu yang memakan daging suami mereka sendiri
dalam suasana obrolan mereka dengan lainnya tidak mesti hanya kesalahan suami
mereka, bahkan sangat mungkin si suami sudah berbuat yang benar namun si istri
lah yang tidak pernah mengerti dan memahami.
Maka pada edisi ini saya tujukan
untaian nasehat ini kepada para istri, semoga semuanya bisa menjalankan apa
seharusnya dia kerjakan, sehingga yang lainnya akan mendapatkan apa yang
seharusnya di dapatkan.
Wallohul Muwaffiq
.
B. TERIMA KODRATMU DAN
PAHAMILAH POSISIMU
Semoga Alloh merohmati orang yang
bisa menempatkan dirinya pada tempatnya yang tepat, saat sebagai suami dia
mengetahui bahwa dia adalah seorang suami yang wajib mempergauli istrinya
dengan baik, demikian juga tatkala dia sebagai istri, dia mengetahui hak dan
kewajiban serta tanggung jawabnya yang besar dengan benar.